Bidang ilmu kelautan merupakan salah satu disiplin ilmu yang terus berkembang seiring meningkatnya perhatian terhadap ekosistem laut, potensi ekonomi maritim, dan kebutuhan industri untuk mengelola sumber daya secara berkelanjutan. Tidak heran jika lowongan kerja terkait ilmu kelautan semakin diminati, baik oleh lulusan baru maupun profesional yang ingin berkarir di sektor maritim. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai peluang kerja yang relevan, peran dan tanggung jawabnya, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di industri ini. Sebagai catatan, banyak kandidat juga memanfaatkan platform seperti OLXmobbi untuk mencari kendaraan operasional saat bekerja di lapangan, terutama bagi yang sering melakukan survei dan kunjungan situs.

1. Peneliti Kelautan (Marine Researcher)
Peneliti kelautan bertugas mempelajari berbagai aspek tentang laut, termasuk biota laut, arus, kualitas air, perubahan iklim, serta dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem. Pekerjaan ini biasanya berada di lembaga penelitian, universitas, ataupun organisasi konservasi.
Tanggung jawabnya bisa meliputi:
- Melakukan survei lapangan menggunakan kapal riset.
- Mengumpulkan data fisik, kimia, dan biologi laut.
- Menganalisis temuan dan menyusun laporan ilmiah.
- Berkontribusi dalam kebijakan kelautan berbasis riset.
Lowongan pekerjaan sebagai peneliti kelautan sering muncul terutama di institusi pemerintahan seperti BRIN, kementerian terkait, maupun NGO yang fokus pada lingkungan.
2. Ahli Konservasi Laut (Marine Conservationist)
Jika Anda memiliki minat besar terhadap pelestarian lingkungan, bidang konservasi laut adalah pilihan karier yang sangat relevan. Seorang ahli konservasi laut bertugas menjaga keanekaragaman hayati dan memastikan ekosistem tetap sehat.
Tugas umum:
- Melakukan monitoring terumbu karang, mangrove, dan lamun.
- Menyusun program konservasi bersama masyarakat pesisir.
- Mengedukasi publik tentang pentingnya menjaga laut.
- Merancang kebijakan pengelolaan kawasan lindung.
Profesional di bidang ini sering bekerja sama dengan pemerintah, LSM internasional, lembaga donor, hingga perusahaan swasta yang memiliki program tanggung jawab sosial.

3. Spesialis Perikanan dan Akuakultur (Fisheries & Aquaculture Specialist)
Indonesia adalah negara kepulauan dengan potensi perikanan yang sangat besar. Oleh karena itu, peluang karier di sektor perikanan dan akuakultur tidak pernah surut.
Seorang spesialis perikanan memiliki peran penting dalam:
- Mengelola budidaya ikan, udang, rumput laut, dan komoditas lainnya.
- Menganalisis kualitas air kolam atau tambak.
- Mengawasi produksi agar tetap efisien dan ramah lingkungan.
- Mengembangkan teknologi budidaya yang lebih modern.
Lowongan pekerjaan di bidang ini sangat beragam, mulai dari perusahaan tambak besar, koperasi nelayan, hingga startup agritech yang bergerak di sektor kelautan.
4. Analis Lingkungan Laut (Marine Environmental Analyst)
Profesi ini biasanya bekerja pada proyek-proyek besar seperti pembangunan pelabuhan, reklamasi, perminyakan, instalasi kabel bawah laut, hingga energi terbarukan seperti PLTSa dan turbin arus laut.
Tugasnya mencakup:
- Menyusun AMDAL dan dokumen lingkungan lainnya.
- Memprediksi dampak proyek terhadap ekosistem laut dan pesisir.
- Memberikan rekomendasi teknis untuk meminimalkan kerusakan lingkungan.
- Melakukan inspeksi berkala selama dan setelah proyek berlangsung.
Perusahaan konsultan lingkungan banyak membuka lowongan pekerjaan untuk posisi ini, terutama bagi lulusan ilmu kelautan yang memiliki kemampuan analisis kuat.
5. Surveyor Hidrografi (Hydrographic Surveyor)
Surveyor hidrografi bekerja memetakan dasar laut, kedalaman, kontur, hingga kondisi fisik lainnya yang dibutuhkan untuk navigasi, pembangunan dermaga, serta pemasangan pipa dan kabel bawah laut.
Tugas harian bisa mencakup:
- Mengoperasikan alat seperti echosounder dan GPS laut.
- Memproses data pemetaan menggunakan software khusus.
- Menyusun peta dan laporan teknis.
Profesi ini sangat dibutuhkan dalam industri migas, konstruksi maritim, dan pertahanan.
Keahlian yang Dibutuhkan untuk Bersaing
Agar lebih kompetitif dalam melamar lowongan pekerjaan di bidang kelautan, berikut keterampilan utama yang sebaiknya dimiliki:
- Pemahaman kuat tentang ekologi dan biologi laut.
- Kemampuan menganalisis data menggunakan software statistik.
- Kemampuan menyelam (sertifikasi selam menjadi nilai tambah).
- Penguasaan GIS dan pemetaan laut.
- Komunikasi dan penulisan laporan ilmiah yang baik.
- Adaptasi tinggi terhadap kondisi lapangan yang dinamis.
Kesimpulan
Bidang ilmu kelautan menawarkan peluang karier yang luas dan terus berkembang. Mulai dari penelitian, konservasi, perikanan, hingga industri maritim, semua membuka kesempatan melalui berbagai lowongan pekerjaan yang menarik. Dengan mempersiapkan keterampilan yang tepat dan memperluas jaringan profesional, peluang untuk sukses di sektor ini sangat terbuka lebar. Dan bagi mereka yang membutuhkan kendaraan operasional untuk mobilitas kerja, platform seperti OLXmobbi sering menjadi pilihan praktis untuk mencari kendaraan berkualitas.
Dampak kalah di SEA Games, PSSI depak Indra Sjafri dan Sumardji mundur
Kenaikan volume kendaraan di tol Manado-Bitung diprediksi 23 Desember