BANDUNG – Para peneliti sosial kerap kali menemui hambatan teknis saat harus mengumpulkan dan mengolah data dalam jumlah besar. SocialX hadir sebagai solusi untuk menyatukan dunia penelitian sosial dengan kecanggihan teknologi kecerdasan buatan (AI), memudahkan proses yang sebelumnya terasa rumit.

Prof. Andry Alamsyah, Komisaris SocialX sekaligus Guru Besar Strategi Bisnis Digital di Telkom University, menyoroti urgensi penyediaan akses teknologi yang merata bagi para peneliti. Berdasarkan pengalamannya mendampingi berbagai penelitian, ia melihat adanya jurang antara teknologi yang tersedia dan kemampuan peneliti untuk memanfaatkannya.
“SocialX menawarkan solusi praktis dengan menghadirkan alat-alat yang mudah digunakan namun tetap memiliki kemampuan analisis yang kuat,” ujar Prof. Andry.
Platform Inovatif SocialX
Muhammad Apriandito, Direktur SocialX, menjelaskan bahwa misi mereka adalah menjembatani kesenjangan ini melalui dua layanan utama: Thescraper.id dan Cognate.id. Thescraper.id dirancang sebagai alat pengumpulan data yang sederhana, memungkinkan pengguna mengambil informasi dari berbagai sumber daring tanpa keahlian teknis khusus. Sementara itu, Cognate.id memanfaatkan teknologi Large Language Model (LLM) untuk mengolah data dengan AI, tanpa mengharuskan pengguna menguasai pemrograman.
“Kami menyadari potensi besar dalam riset sosial, tetapi kendala teknologi sering menjadi penghalang. SocialX hadir untuk menyederhanakan langkah-langkah tersebut agar peneliti bisa lebih fokus pada esensi penelitian mereka,” kata Apriandito.
Tim Ahli di Balik SocialX
SocialX dikembangkan oleh tim yang menggabungkan keahlian akademik dan praktis. Selain Prof. Andry, ada Thomhert Siadari PhD, yang menjabat sebagai Direktur Riset. Dengan pengalaman luas sebagai konsultan di berbagai kementerian, ia memperkuat fondasi riset SocialX. Anggota tim lainnya, Dian Puteri Ramadhani, adalah peneliti muda berprestasi dengan sejumlah publikasi internasional. Ia berperan sebagai Research Associate, fokus mengaplikasikan teknologi dalam studi sosial.
Meningkatkan Efisiensi Penelitian
SocialX tidak hanya mempermudah pengumpulan dan analisis data, tetapi juga meningkatkan efisiensi riset secara keseluruhan. Misalnya, seorang peneliti yang ingin menganalisis sentimen di media sosial dapat menggunakan Thescraper.id untuk mengambil data secara cepat, lalu memanfaatkan Cognate.id untuk mengidentifikasi pola dan emosi, tanpa perlu menulis kode apa pun.
Lebih dari itu, SocialX berkontribusi pada inovasi metodologi penelitian dengan memperluas akses ke alat AI. Hal ini mendorong pendekatan berbasis data di berbagai bidang, seperti kebijakan publik, pemasaran, dan ilmu sosial.
Ambil KPR Kini Bisa Dicicil hingga 40 Tahun
Dirut BEI Buka Suara IHSG Anjlok 1,5 Persen Usai Harga Saham Minimum Jadi Rp1
Kemendag: Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Pelarangan Impor tapi Jaminan Kualitas Produk
Short Selling Saham Berlaku 1 Oktober, Investor Wajib Punya Rp50 Juta
Gubernur BI Ungkap Risiko Naikkan Suku Bunga Acuan, Ekonomi Bisa Tergerus 0,1 Persen
Kendalikan Penggunaan Air Tanah, Ini Kegiatan yang Dikenai Pajak di Jakarta
DPP Gekrafs lantik DPLN Gekrafs Portugal perkuat akses pasar Eropa
Menko Airlangga dorong revisi RUPTL kejar target PLTS 100 gigawatt
25 merek beras fortifikasi tak penuhi standar, ini daftarnya
Green SM Bike di Jakarta, driver bisa sewa motor mulai Rp39 ribu